top of page
  • Writer's pictureSosial Bisnis Indonesia

Menelusuri Asal Usul Kayu: Panduan Lengkap Memeriksa Keaslian Sertifikat FSC dari Pemasok dan Mengevaluasi Tingkat Kelayakan Dokumen Pelacakan Anda

Pertanyaan kritis yang sering muncul ketika membeli produk kayu adalah sejauh mana sertifikat FSC dijamin keasliannya. Meskipun logo FSC mungkin terpampang di situs web atau faktur supplier kayu FSC Anda, hal ini belum tentu menjadi bukti otentik.


Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah tentang bagaimana memeriksa status sertifikasi produk kayu yang Anda beli dan memastikan dokumen pelacakan FSC Anda sudah memenuhi regulasi yang diperlukan.



Komitmen, Konsistensi, dan Persyaratan Lainnya

 


Jenis Sertifikasi FSC

Sebelum kita membahas cara memeriksa sertifikasi, mari kita pahami dua jenis utama sertifikasi FSC.

 

Sertifikasi Pengelolaan Hutan / Forest Management (FSC FM)

Sertifikasi Pengelolaan Hutan FSC menetapkan standar bagi manajemen pengelola hutan agar area hutan dikelola dengan cara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Proses sertifikasi ini menekankan bahwa pengelolaan hutan harus dilakukan dengan tetap mempertahankan keragaman hayati dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat adat serta pekerja lokal dengan tetap memastikan kesatuan pengelolaan hutan yang bernilai ekonomis.

 

Sertifikasi Lacak Balak FSC / Chain of Custody (FSC CoC)

Sertifikasi Lacak Balak FSC (FSC CoC) mengacu pada proses evaluasi yang menilai integritas rantai pasokan produk, mulai dari hutan hingga produk akhir yang diterima oleh konsumen. Sertifikasi FSC CoC berlaku bagi seluruh pihak, terutama perusahaan, yang terlibat dalam pemrosesan, perubahan, pengemasan, perdagangan, atau produksi hasil hutan bersertifikat FSC berserta turunannya. Proses sertifikasi FSC CoC menegaskan bahwa material bersertifikat FSC harus diidentifikasi dan dipisahkan dari bahan yang tidak bersertifikat dan bahan yang tidak dikontrol oleh FSC pada sepanjang rantai pasokan.


 

Sederhananya, pengelola hutan akan memerlukan sertifikasi pengelolaan hutan FSC untuk menunjukkan bahwa mereka mematuhi standar pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Selanjutnya, seluruh perusahaan yang terlibat dalam proses produksi, perubahan, atau penjualan produk dengan bahan baku bersertifikasi FSC akan membutuhkan sertifikasi FSC CoC untuk memastikan bahwa seluruh rantai pasokan, mulai dari bahan baku hingga produk akhir yang diterima oleh konsumen telah mematuhi ketentuan FSC.

 

Pentingnya Sertifikasi FSC CoC

Dapat disimpulkan bahwa Sertifikasi FSC CoC menjadi suatu keharusan bagi organisasi dan perusahaan yang terlibat dalam seluruh rantai pasokan produk berbasis hutan. Sertifikasi ini diperlukan bagi produk yang mengikuti minimal salah satu dari aktivitas berikut:


  • Menjual produk bersertifikasi FSC dengan klaim FSC pada dokumen penjualan

  • Memberi label produk sebagai produk bersertifikasi FSC

  • Membuat atau mengubah komposisi produk (misalnya, mencampur atau menambahkan bahan hasil hutan ke dalam produk) atau melakukan integritas fisik produk (misalnya, pengemasan ulang, pelabelan ulang) yang dijual dengan klaim FSC.

  • Mempromosikan produk bersertifikasi FSC


Untuk memastikan klaim FSC yang sah pada produk yang dihasilkan, sangat penting bagi pelaku industri untuk mengikuti prosedur pelacakan FSC CoC. Proses ini bukan hanya suatu rekomendasi, melainkan suatu kewajiban bagi seluruh industri yang ingin memperoleh klaim FSC pada produknya.


Tahap Pengecekan Sertifikat FSC Supplier Anda

Sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan secara mandiri bahwa supplier kayu FSC mereka memiliki sertifikasi FSC yang valid. Berikut adalah langkah-langkah krusial yang perlu diambil untuk memeriksa validitas sertifikat tersebut:

 

Langkah 1: Periksa Keabsahan Sertifikat FSC Supplier Anda

Kunjungi FSC Certificate Database: https://search.fsc.org/en/. Situs web ini merupakan situs resmi FSC yang memberikan akses ke database seluruh pemegang sertifikat FSC.


Saat ini, situs tersebut masih menggunakan versi beta, sehingga belum tersedia dalam bahasa Indonesia. Namun, kemungkinan bahasa lain akan ditambahkan seiring pengembangan dan penggunaan situs tersebut.


Kemudian, masukkan kode lisensi supplier kayu Anda (contoh: FSC-C000000) atau kode sertifikat, maupun nama supplier ke dalam kotak pencarian.

 


Jika supplier kayu FSC Anda terdaftar dalam database FSC dengan sertifikat yang valid, Anda dapat yakin bahwa mereka memiliki sertifikasi FSC yang sah.

 

 

Penting untuk dicatat bahwa sebagian pembeli sering kali keliru mengasumsikan bahwa semua produk kayu dari supplier tertentu akan secara otomatis bersertifikat FSC ketika perusahaan tersebut telah terbukti memiliki sertifikasi FSC yang valid. Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar pemegang sertifikat FSC juga menjual baik produk yang bersertifikat FSC maupun yang tidak bersertifikat FSC. Sehingga penting untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya berikut ini untuk memverifikasi status sertifikasi dari bahan baku yang Anda beli.

 

Langkah 2: Periksa Ruang Lingkup Sertifikat FSC Supplier Anda

Klik nama pemegang sertifikat dalam hasil pencarian. Anda kemudian akan diarahkan ke halaman dengan informasi tentang ruang lingkup sertifikasi supplier Anda.


Pada bagian 'Produk', Anda akan menemukan informasi tentang jenis produk, jenis kayu, dan klaim yang dicakup oleh sertifikat FSC.



Langkah 3: Periksa Klaim pada Faktur dan Catatan Pengiriman Supplier Anda

Meskipun supplier memiliki sertifikat yang valid dan produk yang Anda beli termasuk dalam ruang lingkup sertifikat mereka, Anda masih perlu memastikannya lagi. Hal ini disebabkan oleh kemungkinan bahwa mereka mungkin menjual produk yang sama dalam dua jenis kualitas: bersertifikasi FSC dan non-sertifikat.

 

Untuk memastikan bahwa produk yang Anda beli merupakan produk yang bersertifikat FSC, periksalah faktur dan catatan pengirimannya. Jika produk Anda bersertifikat, Anda akan melihat klaim yang sesuai di samping produk pada faktur yang dibuat.

 

Langkah-langkah di atas akan memastikan bahwa Anda benar-benar membeli barang bersertifikasi FSC. Langkah-langkah tersebut juga akan membantu Anda dalam melengkapi dokumen pelacakan atas kepatuhan terhadap kebijakan pengadaan.

 

Dokumen Pelacakan FSC yang Diperlukan

Setelah memeriksa keabsahan sertifikasi dari pemasok, penting bagi Anda untuk memastikan kelengkapan dokumen pelacakan FSC lainnya. Berikut adalah ringkasan dokumen yang diperlukan:

 

1. Sumber Bahan Baku

Perusahaan dengan sertifikasi FSC CoC harus menjaga informasi terkini mengenai seluruh entitas pasokan bahan baku yang digunakan untuk produk bersertifikasi FSC. Ini mencakup nama, kode sertifikasi, dan jenis bahan yang disediakan oleh setiap supplier.


Selain itu, verifikasi keaktifan sertifikasi supplier FSC perlu dilakukan melalui FSC Certificate Database, seperti yang dijelaskan pada bagian Tahap Pengecekan Sertifikat FSC Supplier Anda.


Adapun salah satu contoh bentuk sertifikat yang dapat diunduh adalah sebagai berikut:

 


 

 

2. Rekam Produk

Untuk setiap kelompok produk atau pesanan pekerjaan (job order), perusahaan harus mengidentifikasi langkah-langkah proses utama yang melibatkan perubahan volume atau berat bahan baku. Faktor konversi untuk setiap langkah juga perlu ditentukan, terutama dalam proses yang rumit.

 

Selain itu, penting bagi perusahaan untuk menyimpan catatan akuntansi bahan baku terkini yang mencakup input, output, dan persentase FSC. Perusahaan juga harus menyiapkan laporan ringkasan volume tahunan yang menampilkan jumlah produk terjual dengan klaim FSC yang sesuai dengan jumlah input, inventaris yang tersedia, permintaan output terkait, dan faktor konversi per kelompok produk.

 

3. Persyaratan Legal dan Tenaga Kerja FSC

Perusahaan perlu memastikan bahwa produk bersertifikat FSC mereka sesuai dengan seluruh undang-undang legalitas kayu yang berlaku. Perusahaan harus dapat memberikan informasi tentang spesies, negara tempat panen, dan informasi lain yang diperlukan untuk mematuhi undang-undang legalitas kayu. Kemudian, dalam menerapkan persyaratan tenaga kerja, perusahaan perlu mempertimbangkan persyaratan dan hukum negara yang berlaku.

 

4. Penjualan dan Kontrol Klaim FSC

Perusahaan harus memastikan bahwa semua dokumen penjualan (baik fisik atau elektronik) yang dikeluarkan untuk produk siap jual dengan klaim FSC harus mencakup nama organisasi, detail kontak, tanggal, kode sertifikat FSC, dan klaim FSC untuk setiap item.


Contoh dari dokumen tersebut adalah sebagai berikut:


 

Komitmen, Konsistensi, dan Persyaratan Lainnya

Selain memenuhi persyaratan dokumen, setiap perusahaan wajib mengimplementasikan dan menjaga sistem pengelolaan lacak balak FSC yang sesuai dengan besaran dan kompleksitas operasionalnya. Ini mencakup perlunya kehadiran seorang perwakilan manajemen yang berfokus pada aspek sertifikasi, penerapan prosedur yang tepat dan terkini, serta keterlibatan staf yang terlatih untuk menjalankan prosedur pengelolaan lacak balak.

 

Pentingnya menyimpan seluruh catatan dengan lengkap tidak hanya merupakan bagian dari praktik yang transparan dan akuntabel, tetapi juga menjadi dasar untuk memastikan keterbukaan dalam melacak pergerakan bahan baku dan produk berbasis hutan.

 

Tidak hanya itu, perusahaan juga diharapkan untuk berkomitmen sepenuhnya pada nilai-nilai kebijakan asosiasi FSC, mematuhi persyaratan tenaga kerja inti, dan menyusun prosedur yang efektif dalam menanggapi keluhan. Proses ini mencakup penggunaan prosedur komunikasi yang efektif, penyelidikan menyeluruh terhadap keluhan, serta penyelesaian yang adil.

 

Seluruh prosedur di atas penting untuk dilaksanakan secara konsisten guna memastikan bahwa setiap produk yang tidak sesuai dengan standar FSC dapat diidentifikasi dan dikendalikan. Dengan cara ini, perusahaan dapat menjaga kepercayaan dan integritas terhadap sertifikasi FSC yang dimiliki. Semua langkah ini menjadi landasan untuk mendukung praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial.



Tentang PT SOBI 

PT SOBI, 100% FSC certified supplier dari Indonesia dengan +15 tahun pengalaman. Kami menyediakan supply kayu log jati, mahoni dan sengon dari 4 lokasi hutan rakyat di Pulau Jawa. Jika Anda mencari kayu FSC berkualitas tinggi yang mendukung keberlanjutan, kirimkan email kepada kami di PT SOBI melalui link dibawah ini. Temukan keunikan kayu kami dan sambut era baru dalam penggunaan kayu yang ramah lingkungan bersama PT SOBI.




Sumber:

 

13 views0 comments
bottom of page